Minggu, 05 Maret 2017

kamu, adalah kata pertama yang aku ucapkan


Cinta itu ibaratkan kita menunggu bus. Banyak bus yang lewat tapi kita terus menunggu sampai pada akhirnya kita menemukan yang hanya satu tujuan kadang, yang satu tujuan pun kita harus rela mununggu lagi karena busnya penuh sesak atau malah tak berhenti karena kondekturnya tak melihat kita menunggunya. Padahal kau tau.... menunggu di tempat yang sama setiap hari itu sangat membosankan.
Kamu datang tanpa pemberitahuan. Tanpa pengumuman. Aku hampir tak terima itu.
Aku sudah bilang, aku tak mua jatuh cinta karna jatuh itu sakit.
Aku hanya ingin terbang dengan cinta.
Suatu hari kau pernah bawa aku terbang tinggi dan nyaman sampai akhirnya aku lupa bagaimana rasaanya sakit karena jatuh. Sampai suatu saat ternyata kamu jatuhkan aku sampai ke dasar jurang.
Aku terpuruk ditengah lautan yang sepi.
Kau tau? Aku bilang aku tak mau jatuh cinta.
Friend zone. Meskipun membuatku terluka berulang kali tapi, aku lebih suka dengan status itu.
Aku gak suka putus ! karena itu artinya aku tak lagi bersamamu. tapi kenapa kamu ucapkan. Itu adalah kata tersakit yang pernah aku dengar dari mulutmu yang selalu aku agungkan.
AKU MENCINTAIMU !! tapi kamu merusak semua mimpi aku demi mewujudkan mimpi perempuan lain..
Berapa lama kamu kenal aku ?
Kau ingat Berapa banyak janji yang kamu tawarkan ?
Berapa banyak tempat yang kita kunjungi bersama ?
Berapa lama kamu meluluhkan hati aku, agar aku mau menerima cinta kamu. Padahal kamu tau aku juga sayang kamu. bahkan sebelum kamu. dan kamu tau aku sangat prinsipil, sampai akhirnya kamu yang membuat aku mengingkari prinsipku sendiri.
Sudah kau hitung berapa banyak kamu sakitin aku ?
Meskipun telinga aku sudah terbiasa mendengarkan kamu bercerita tentang perempuan lain.
Mata aku sudah terbiasa melihat kamu bahagia karena melihat perempuan lain.
Hati aku sudah terbiasa merasakan sakit ketika kamu bilang I LOVE YOU pada perempuan lain. Tapi itu dulu, sebelum kamu meruntuhkan prinsip aku untuk hanya tetap menjadi sahabatmu.
Kau tau...
Aku benar-benar percaya padamu..
Aku benar-benar merasa bodoh...
AKU TERLUKA !!! sangat terluka, tapi aku mencintaimu.
Kata orang cinta itu buta. Ya, mungkin aku sekarang sedang benar-benar buta.
Mantra apa sebenarnya yang kau ucapkan ? sampai pandanganku tak luput hanya mencari kamu. Seribu wajah yang aku temui, hanya kamu yang aku cari. Aaaaaahhh.... ini gila !!! aku sudah benar-benar gila.. TIDAK, bukan aku yang gila. Tapi kamu yang gila.
Saat ini aku sedang iri terhadap perempuan itu. Dia tidak melakukan apapun tapi dia bisa mencuri perhatianmu terhadapku.
Aku benci kamu ! tapi aku tidak sanggup mneinggalkanmu walaupun hanya satu langkah.
Aku benci kamu ! tapi kau akan memastikan kau baik – baik saja
Aku benci kamu ! tapi aku akan terus menjadi pendengarmu
Aku benci kamu ! tapi aku akan memastikan tidak ada satu tetes airmata pun yang jatuh.
Kamu sering bilang. Rindu itu mnyakitkan dan itu benar.
Nangis karena patah hati itu gak keren.
Gak moveon itu bukan cewe tangguh.
Dan semuanya sedang aku alami sendiri, penyebab utamanya adalah kamu.
Kamu tau, dibelakang aku saat ini ada yang seperti aku. katanya dia sayang padaku. Melebihi aku sayang kamu. Mungkin...
Tapi saat ini aku belum percaya dia. Menurutku dia hanya seorang pengacau. Dia mengacaukan konsentrasi aku yang sedang menjagamu.
Kamu tau ? dia bilang urusan menjaga itu adalah urusan laki-laki bukan perempuan.
Kamu tau ? dia yang mengobati sedikit demi sedikit luka yang kamu goreskan.
Kamu tau ? aku sekarang sedang takut.
Aku takut, aku berpaling dari kamu. Karena dia.
Aku takut, aku jatuh cinta padanya. Padahal kamu tau aku tidak suka jatuh cinta.
Dan kamu tau ? aku takut untuk melupakanmu dan mengisi semua ingatanku dengannya.
Kamu tau ? dia baik
Kamu tau ? dia lebih putih dari kamu.
Kamu tau ? dia lebih tampan dari kamu.
Kamu tau ? dia lebih muda dari aku. Dan itu konyol !!
Aku dan dia banyak perbedaan, hal itu yang selalu kau permasalahkan. tapi, dia anggap itu mudah. Aku dan dia itu sangat jauh, bahkan lebih jauh dibandingkan dengan mu. Dia adalah orang asing yang ingin menjadi tak asing, sedangkan kamu bukan orang asing malah menjadi sangat asing bagiku. Kamu yang membuat sekat dengaku, tapi dia justru yang membuang sekat antara aku dengannya.
Dia orangnya keras kepala, sama kaya kamu dulu. Dia pernah bilang bahwa aku adalah ketidak mungkinan yang akan dia perjuangkan. Dan itu membuatku semakin takut dekat dengannya. Dan aku takut untuk jatuh cinta padanya, aku takut nyaman dengannya. Karena aku takut dia sama dengan kamu.
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar